Dalam kehidupan sehari-hari kita sering merasa Insecure atau bisa dikatakan sebagai perasaan tidak aman yang mungkin saja pernah kamu alami. Ketidakamanan atau insecurity ini bisa terjadi saat kamu merasa malu, bersalah, kekurangan, atau bahkan tidak mampu. Biasanya yang kerap tejadi adalah, saat merasa tidak aman, seseorang cenderung hidup dalam ketakutan.
Sebenarnya hal ini wajar terjadi dan bisa diatasi karena jika terus berkelanjutan akan berdampak pada kehidupan sosial . Jadi kurang bisa mengeksplor diri dan menggali potensi yang ada didalam diri karena rasa ketakutan tersebut.
Akupun pernah mengalami ketakutan akan suatu hal yang padahal mencobanya pun aku belum pernah, tapi karna ketakutan itu akhirnya menghambat aku untuk berproses dan gak maksimal dalam melakukan sesuatu.
Ko bisa sih merasa takut? Padahal kan belum pernah mencoba? Bisa banget, pikiran kita lah yg membentuk pola pikir seperti itu, ketika kita merasa tidak pede ataupun merasa tidak lebih baik dari orang lain. Sehingga muncul lah perasaan takut itu. Sebenernya kita harus lebih banyak bersyukur daripada insecure, karna nikmat dari Allah yang begitu banyak yang jarang untuk kita syukuri.
Kenali diri sendiri
Terkadang terlalu fokus pada kehidupan dan pencapaian orang lain. Sehingga kita lupa bahwa diri sendiri juga perlu diapresiasi. Pentingnya untuk mengenali diri sendiri , agar kita lebih bisa menghargai dan memahami potensi yang ada didalam diri.
Dengan kita belajar menghargai diri sendiri kita tak akan ada waktu untuk membanding-bandingkan hidup dengan orang lain. Karena kita yakin bahwa setiap kita sudah punya porsi nya masing-masing. Tak akan pernah terlewat apalagi tertukar.
Selalu berfikiran postif dan jangan lupa untuk selalu libatkan Allah dalam setiap urusan, agar dipermudah dan diridhoi. Karena kalo pikiran kita positif, yang keluar dari mulut kita positif, sekeliling kitapun bakalan ikut positif. Jikalau ada musibah yang menimpa berupa kegagalan, kita jadi ga terlalu kecewa banget , karna kita yakin itu semua udah terjadi atas izin Allah. Kita perlu menerimanya dan terus iktiar dan tentunya selalu berhusnudzon sama Allah.
Selalu ada hikmah dibalik ujian.
Perlu kita sadari bahwa apa-apa yang terjadi dihidup ini tak lepas semuanya sudah atas kehendak Allah. Kejadian baik maupun buruk juga terjadi atas izin Allah.
Tapi sesekali tanpa sadar kita mengeluh dan selalu membanding-bandingkan dengan orang lain. Kita terlalu sering menjadi penonton atas kesuksesan orang lain.
Sehingga tanpa sadar terbesit dihati "Wah enak ya jadi dia bisa ini dan itu bla.. bla.. bla" sehingga kita memandang pesimis diri kita, dan meragukan kemampuan kita apakah bisa seperti mereka dan pada akhirnya mulai membanding-bandingkan.
Untuk menghindari hal-hal tersebut penting banget untuk kita percayai bahwa apa yang terjadi dalam hidupmu itu semua terjadi atas izin Allah, dan Allah pula yang menghendaki hal itu terjadi pada dirimu. Percayalah pasti ada hikmah dibalik ujian yang menimpamu. Contoh kecil, bersyukurlah jika misal sekarang kamu dapat rezeki yang sedikit tapi selalu cukup dan dapat mendekatkanmu pada Allah, membuatmu selalu dekat dan bersujud serta selalu berdoa pada Allah.
Bisa jadi jika kamu diberikan rezeki yg banyak kamu akan menggunakannya untuk berfoya-foya dan membelikan barang yang tidak kamu butuhkan, juga kamu lupa bersyukur menjadikan mu jauh dari Allah. Bersyukurlah Allah sayang kamu mencukupkan rezekimu agar kamu selalu mendekatkan diri padaNya.
Karena Rezeki ga melulu soal harta, tetapi kesehatan, ketenangan, keluarga sakinah, teman yang sholehah juga merupakan rezeki dari Allah yang kadang lupa untuk kita syukuri. Allah sebaik-baik pembuat rencana. Allah maha mengetahui sedangkan kita tidak, terus husnudzon pada Allah karena apa yang menurut mu baik, belum tentu baik bagi Allah, tapi yang menurut Allah baik, pasti baik pula bagimu. Semangat dan selalu bersyukur atas apa yang sudah dikehendaki untukmu.
ASD